Aktifitas Puslitbang Geologi Kelautan Dalam IOC-WESTPAC

Puslitbang Geologi Kelautan telah secara aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan Intergovermental Oceanographic Commission regional Pasifik barat (IOC-Westpac) sejak tahun 2013, diawali dengan keikutsertaan sebagai delegasi Indonesia dalam Sidang Umum ke IOC-Unesco ke-27 di Paris. IOC-Unesco adalah sebuah badan di bawah PBB untuk ilmu pengetahuan, observasi dan pertukaran data serta informasi mengenai lautan. Misi utama adalah untuk mempromosikan secara internasional program kerjasama dan koordinasi penelitian, pelayanan dan pengembangan kapasitas untuk mempelajari secara lebih jauh tentang sumber daya lautan dan pantai, serta untuk menerapkan pengetahuan tersebut guna memperbaiki manajemen, pengembangan berkelanjutan dan proses pengambilan keputusan dari negara anggota. Sebagai anggota aktif dalam IOC-Unesco, Indonesia sangat berkepentingan untuk aktif dalam Sub-Komisi IOC-Unesco regional, yaitu IOC-Westpac, yang terdiri dari 22 negara anggota yang berasal dari Asia Tenggara dan Pasifik Barat. Sebagai kelanjutan dari Sidang ke-10 Sub-Komisi IOC-Westpac tahun 2015 di Phuket, Thailand, Puslitbang Geologi Kelautan kembali diundang untuk mengikuti WESTPAC Advisory Group Meeting 2016 yang dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 13-15 January 2016. Dalam sidang ini telah dikaji beberapa program dan proyek IOC-Westpac yang telah dan sedang berjalan, diantaranya: proses-proses lautan dan hubungannya dengan iklim di Indo-Pasifik, keanekaragaman dan kesehatan lautan dan keamanan pangan, penguatan pengetahuan mengenai isu-isu baru termasuk energi laut, serta pengembangan penelitian prioritas di wilayah Westpac. Dalam sidang ini Puslitbang Geologi Kelautan telah menyampaikan kemajuan kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi pemanfaatan energi laut di Indonesia, khususnya yang menjadi tanggung jawab Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Disamping kegiatan sidang di atas, Puslitbang Geologi Kelautan juga telah diundang dalam The First Session of the Advisory Group for Ocean Data and Information Network for the WESTPAC region (ODINWESTPAC) yang dilaksanakan di Tianjin, China, pada tanggal 27-28 Januari 2016. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari The first planning workshop for the Ocean Data and Information Network for the WESTPAC region (ODINWESTPAC) yang juga dilaksanakan di Tianjin, China, pada tanggal 4 hingga 6 Maret 2014 dan side meeting ODINWESTPAC dalam Sidang ke-10 IOC-Westpac di Phuket. ODINWESTPAC saat ini diketuai oleh NMDIS (National Marine Data and Information Service) China, dan merupakan pilot project di wilayah Westpac dari IODE (the International Oceanographic Data and Information Exchange). IODE merupakan program dari IOC-Unesco untuk mendorong penelitian, pengembangan dan eksploitasi kelautan dengan memberikan fasilitas pertukaran informasi diantara negara-negara anggotan IOC-Unesco. Pilot project tersebut juga merupakan hasil kesepakatan negara anggota Westpac dalam side meeting pada Sidang Umum ke IOC ke-27 di Paris tahun 2013. Tujuan dari ODINWESTPAC adalah menyusun strategi peningkatan kapasitas dan pelatihan berkesinambungan, serta mengembangkan jejaring data dan informasi yang menuju pada pertukaran dan kolaborasi informasi diantara negara anggota. Dalam pertemuan the first planning workshop ODINWESTPAC 2014 telah disepakati usulan yang mendorong negara anggota untuk membangun National Oceanographic Data Center (NODC) atau Associate Data Unit (ADU) di negaranya masing-masing, dan untuk itu diusulkan beberapa pelatihan terkait bagi para pengelola pusat data di negara anggota. Negara-negara di kawasan Westpac yang telah membangun pusat data oseanografi adalah Korea Selatan, Jepang, China, Malaysia, Australia dan Indonesia. Di Indonesia pusat data tersebut tergabung dalam sistim Ina-Geoportal yang dikelola oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Pertemuan the Advisory Group ODINWESTPAC yang dilaksanakan di Tianjin tanggal 27-28 Januari 2016 yang lalu merupakan pertemuan untuk membahas: acuan (TOR) keanggotaan Advisory Group, kemajuan yang telah dicapai ODINWESTPAC, evaluasi terhadap program kerja 2014-2015, dan rencana kerja ODINWESTPAC 2016-2017. Pelatihan terkait metadata, e-repository dan training-workshop terkait teknik asimilasi data akan menjadi fokus kegiatan ODINWESTPAC 2016-2017. Disamping itu NMDIS telah mengusulkan untuk bisa mengawali reanalisa data statistik oseanografi regional, penelitian pendahuluan mengenai kenaikan muka laut dan blue economy, visualisasi R&D system dan website update. Sebagian dari kegiatan-kegiatan tersebut diusulkan untuk dapat didanai oleh IODE. (Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Dr. Ir. Susilohadi, Puslitbang Geologi Kelautan)

Leave a comment

Full HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.