Focus Group Discussion GEOMAGNET

Medan magnet bumi adalah salah satu parameter fisis dari magnetosfer yang dapat diamati dan dianalisa sehingga menghasilkan pemahaman tentang dinamika dan perubahan di lapisan tersebut. Perubahan  intensitas dapat digunakan untuk meneliti  dinamika kerak bumi (litosfer) dan juga perubahan magnetosfer. Pengamatan di permukaan bumi (ground base) merupakan metode yang dilakukan oleh berbagai lembaga di Indonesia untuk berbagai kepentingan. Oleh karena itu diperlukan media komunikasi untuk membangun kerja sama dalam riset yang memanfaatkan medan magnet bumi sebagai objek, dan pemanfaatan hasilnya.

 

 

Pusat Sains Antariksa, LAPAN bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (PPPGL)  telah mengadakan kegiatan Focus Group Discussion GEOMAGNET pada tanggal 29-31 Agustus 2016 bertempat di Kantor Penunjang PPPGL, Jalan Kalijaga No. 101 Kota Cirebon. Focus Group Discussion dibuka oleh Kepala Pusat Sains Antariksa, LAPAN, Dra. Clara Yono Yatini, M.Sc., yang menekankan perlunya suatu perkumpulan yang mewadahi para penyedia dan pengguna data geomagnet. Perkumpulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kerjasama penelitian dan pengguna data geomagnet. Selanjutnya Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu-BMKG, Dr. Jaya Wijaya, M.Sc., memberikan sambutannya mengenai pentingnya data geomagnet, aplikasi dan penggunaannya, dan Drs. Pujito Sarwono, M.M., selaku Kepala Bidang Afiliasi dan Informasi-P3GL mewakili Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan menyampaikan ucapan selamat datang sebagai tuan rumah acara FGD geomagnet ini.

 

 

Peserta yang hadir berasal dari Pusat Sains Antariksa Lapan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL), Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Pusat Survei Geologi (PSG), Pusat Sumber Daya Mineral Batu Bara dan Panas Bumi, Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), Pusat Teknologi Satelit Lapan, Puslitbang Ketenagalistrikan, Universitas Mataram, Universitas Lampung, Universitas Padjajaran dan Orari.

 

 

FGD  Geomagnet  bertujuan untuk membangun komunitas pengguna informasi medan magnet bumi untuk riset dan aplikasinya melalui forum presentasi dan diskusi ilmiah. Melalui diskusi ilmiah mengenai riset2 geomagnet ini diharapkan akan terwujud kerjasama antar instasi dan atau dengan perguruan tinggi dalam hal peneliitian dan penggunaan data geomagnet serta pemanfaatan aplikasi yang terkait dengan data geomagnet.

 

 

Pada sesi pemaparan, para pembicara menyampaikan kegiatan penelitian dan pengembangan terkait dengan geomagnet yang  dilakukan di masing-masing instansi dan perguruan tinggi peserta FGD yang menghasilkan 7 rekomendasi sebagai berikut  :

 

  1. Penguatan kerjasama penelitian dan pemanfaatan geomagnet secara nasional.             
  2. Perlu wadah formal antar instansi pengamat/pengguna data geomagnet, dimulai dengan pembentukan Kelompok Kerja diwakili oleh 2 orang per instansi.
  3. Pemetaan stasiun pengamat geomagnet agar lebih efektif dan efisien.
  4. Standarisasi stasiun Geomagnet dan fomat data yang digunakan adalah IAGA Format.
  5. data antar instansi baik itu berupa katalog ataupun bank data, akan ditentukan kemudian setelah wadah formal perkumpulan penyedia/pengguna data geomagnet terbentuk.
  6. Keikutsertaan dalam event internasional (IAGA, MAGDAS), diharapkan dapat menyampaikan aspirasi dari penyedia/pengguna data geomagnet nasional.
  7. Pertemuan Rutin dilakukan 1 tahun 1 kali dapat berupa workshop,bimbingan teknis ataupun FGD.

 

Bidang AFI PPPGL/ardiansyah

Gambar 2. Penandatanganan rekomendasi Focus Group Discussion Geomagnet

 

 Bidang AFI PPPGL/ardiansyah

Gambar 3. Kapal Riset Geomarin III, P3GL

 

Acara ditutup oleh Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu-BMKG dengan harapan terbentuknya wadah formal yang dapat memfasilitasi penyedia dan pengguna data geomagnet sehingga dapat bekerjasama lebih baik lagi, dilanjutkan dengan kunjungan ke Kapal Riset Geomarin III.

 

(Bidang Afiliasi dan Informasi-PPPGL/arf)

Leave a comment

Full HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.