Pembahasan Program Penelitian terkait dengan OTEC ( Ocean Thermal Energy Conversion), Pilot Plan project Indonesia-Jepang

Pembahasan Program Penelitian terkait dengan OTEC ( Ocean Thermal Energy Conversion), Pilot Plan project Indonesia-Jepang, dilaksanakan tanggal 24 Oktober 2018,pukul 09.00, bertempat di Kantor P3GL Bandung dan dibuka oleh Kepala Pusat Penelitian dan pengembangan Geologi Kelautan (BLU P3GL), dalam sambutannya, Kepala BLU P3GL, mengucapkan selamat datang kepada peserta delegasi dari Jepang, yang dipimpin oleh Prof.  Yasuyuki Ikegami, dari Saga University. Datang bersama delegasi, diantaranya adalah beberapa tim teknis dari perusahaan-perusahaan Jepang, yang telah berpartisipasi dan berpengalaman dalam melaksanakan kegiatan terkait pembangunan infrastruktur untuk OTEC ( Ocean Thermal Energy Conversion).  

 

 

Dr. P. Hadi Wijaya, Kepala Bidang Afiliasi dan Informasi, menyampaikan pembahasan terkait apa yang telah dilaksanakan oleh P3GL, dalam supporting kegiatan terkait dengan OTEC, kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah penyusunan Roadmap terkait kegiatan OTEC, dimulai dari tahun 2013 sampai dengan 2022, dan juga diantaranya adalah kegiatan survey dan pemetaan regional area prospek di perairan Indonesia untuk pemanfaatan teknologi yang dapat digunakan sebagai area untuk installasi OTEC.

 

Prof.  Yasuyuki Ikegami, menyampaikan kerjasama dengan Indonesia menjadi penting, sebab Indonesia memiliki potensi yang besar untuk pengembangan OTEC, dikarenakan Indonesia memiliki banyak wilayah yang berpotensi, dan kerjasama ini diperlukan untuk mengetahui dan mempelajari lebih dalam terkait dengan OTEC. Kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Prof Ikegami, sangat senang terkait Roadmap karena belum pernah lihat sebelumnya dan Roadmap ini sangat penting bagi mereka untuk mengembangkan Pilot Plant di Indonesia. Mereka membutuhkan pilot dengan skala kecil yang nantinya akan menjadi komersial. Selain itu mereka membutuhkan Kebijakan dari pemerintah untuk mempromosikan OTEC yang disupport dari sisi Roadmap Jepang dan Indonesia. Prof. Ikegami ingin memperkenalkan Saga University terkait Teknologi OTEC yang telah dibangun sejak Juni 2013. Sejak tahun 1980 terdapat beberapa negara yang mendapat paten terkait Teknologi OTEC hingga 2010, diantaranya Jepang , US, Ingggrsi, dsb. Seperti halnya di US dengan kapasitas 10 MW dengan jarak 5 Km ke garis pantai. Kemudian di wilayah Komuji (Jepang), dengan kapasitas 100 kW. Ada beberapa alasan mengapa OTEC dikembangkan di Jepang, salah satunya untuk pengembangan teknologi. Terdapat beberapa keuntungan menggunakan OTEC diantaranya Clean, Stable, no Exhaust, dan dapat mengurangi Global Carbon Emission.

 

Rencana kerjasama Indonesia-Jepang ini diharapkan akan membangun OTEC Plant dengan kapasitas 100 MW dengan menggunakan Amonia dan Hydrogen. Telah dilakukan pengembangan OTEC di Kiribati Jepang dengan kapasitas 1 MW. Kemudian OTEC Bluerise mengembangkan dengan kapasitas 500 kW. Malaysia mengembangkan di Sabah State dengan kapasitas 105 MW. Indonesia mempunyai panjang garis pantai dengan kedalaman yang berpotensi untuk dikembangkan Teknologi OTEC. Disamping itu, Indonesia mempunyai luasan Zona Ekonomi dan Eksluksif dan jarang terjadi badai menjadikan Indonesia menjadi lokasi terbaik dalam mengembangkan Teknologi OTEC. Mereka mengkonfirmasi terdapat 3 lokasi yang potensial OTEC, diantaranya Bali, Sulawesi Utara (Manado), dan Sumatera Barat.  Terdapat tiga tahapan Roadmap yang mereka buat dalam kerjasama ini yaitu, kapasitas 100 kW untuk Demontration/Eksprerimen, 1 MW Pilot Plant, dan 10 MW untuk Komersial. Saga University mengembangkan Teknologi Hybrid untuk pengembangan OTEC. Produk dari teknologi OTEC Hybrid diantaranya fresh drinking water, fish resources recovery (TAKUMI in Yokohama) yang dapat membangkitkan listrik dari platform tersebut. Terdapat beberapa Grafik Rare Material antara Market Price (JPY/kg) dan Konsentrasi dalam air. OTEC diharapkan dapat berkompetisi secara harga.  Presentasi dari beberapa perusahaan Jepang yang mengembangkan OTEC:

  • Xenesys  memaparkan pekerjaan teknis dari perusahaan tersebut.
  • Japan Marine United. memaparkan pekerjaan teknis dari perusahaan tersebut.
  • Toyota Tsusho Corporation memaparkan pekerjaan teknis dari perusahaan tersebut.
  • JXTG Group memaparkan pekerjaan teknis dari perusahaan tersebut.

 

Leave a comment

Full HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.