Dilanjutkan dengan narasumber pertama, yaitu Bapak Drs. Judy Muliawan Eddy selaku Kepala Sub Bidang Informasi mengenai Hasil Litbang P3GL berupa data, laporan, dan peta (data-data) yang tersimpan dalam database di Bdiang Afiliasi dan Informasi, serta penyetoran data ke Pusdatin.
Pembicara terakhir, yaitu Ibu Farida Lasnawatin, S.T, M.T selaku Kepala Bidang Pengolahan Data Pusdatin ESDM dan Bapak Hanafi Suroyo, yang memberikan paparan mengenai Sistem Keanggotaan Pemanfaatan Data Hulu Migas (mandatory member) yang dimana dapat mengakses penuh data dasar, data olahan, data interpretasi. Sedangkan non member hanya dapat mengakses data dasar.
sebagai kenang-kenangan diadakan foto bersama yang tetap mengikuti protokol kesehatan (berjarak dan bermasker)

SEMINAR PENGELOLAAN HASIL LITBANG P3GL TERKAIT DENGAN KEPUTUSAN MENTERI ESDM NO.33.K/03/MEM/2020 TENTANG SISTEM KEANGGOTAAN DALAM PELAYANAN PEMANFAATAN DATA HULU MINYAK DAN GAS BUMI

BLU P3GL Badan Litbang ESDM menyelenggarakan Seminar di gedung hotel Aston Pasteur, yang berjudul "Seminar Pengelolaan Hasil Litbang P3GL Terkait dengan Keputusan Menteri ESDM No.33.K/03/MEM/2020 tentang Sistem Keanggotaan Dalam Pelayanan Pemanfaatan Data Hulu Minyak dan Gas Bumi", pada hari ini, Senin, 26 Oktober 2020 yang dimulai pukul 09.00 WIB.

Acara dibuka oleh Bapak Ir. Andy Sianipar, M.T selaku Kepala Bidang Afiliasi dan Informasi atas nama Kapuslitbang Geologi Kelautan Bapak Ir. Hedi Hidayat, M.T yang kebetulan sedang berhalangan hadir.

Dilanjutkan dengan narasumber pertama, yaitu Bapak Drs. Judy Muliawan Eddy selaku Kepala Sub Bidang Informasi mengenai Hasil Litbang P3GL berupa data, laporan, dan peta (data-data) yang tersimpan dalam database di Bdiang Afiliasi dan Informasi, serta penyetoran data ke Pusdatin.

Lalu dilanjutkan oleh narasumber kedua, yaitu Bapak Harkins Hendro, S.T, M.T selaku Kepala Sub Bidang Afiliasi mengenai Pemanfaatan Data Hasil Litbang P3GL yang dimana berupa data hasil litbang peta batimetri, gravity, sebaran sedimen serta laporan-laporan dan rekomendasi kebijakan baik di laut maupun daerah pantai, yang dimanfaatkan oleh Pemda setempat (sebelum BLU), yang telah bekerja sama dengan beberapa universitas baik dalam dan luar negeri, serta perusahaan-perusahaan swasta (setelah BLU).

Pembicara terakhir, yaitu Ibu Farida Lasnawatin, S.T, M.T selaku Kepala Bidang Pengolahan Data Pusdatin ESDM dan Bapak Hanafi Suroyo, yang memberikan paparan mengenai Sistem Keanggotaan Pemanfaatan Data Hulu Migas (mandatory member) yang dimana dapat mengakses penuh data dasar, data olahan, data interpretasi. Sedangkan non member hanya dapat mengakses data dasar.

Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para peserta, hingga seminar ini dapat mencapai suatu kesimpulan :

1. Kepmen mengenai penetapan Pusdatin sebagai pengelola national data repository (NDR/ESDM data enterprise), maka seluruh data (migas maupun non migas) diberikan kepada Pusdatin.

2. Pusdatin memiliki working group yang berfungsi untuk membuat database dari data-data yang telah terkumpul.

3. Data migas yang sudah masuk dalam MDR, dana dari pemanfaatan data tersebut tidak akan menjadi pemasukan (BLU) bagi unit BLU produsen data maupun Pusdatin sebagai pengelola data.

4. Untuk implementasi satu data, Pusdatin sangat bergantung pada Ditjen Migas dan SKK.

5. Data-data minerba tertutup dan tidak dapat diakses dengan bebas terkait dengan kemudahan dalam proses eksploitasi sumber daya apabila data-data dasarnya open access.

Acara seminar diakhiri dengan penyerahan cinderamata untuk Ibu Farida Lasnawatin dan Bapak Hanafi Suroyo, lalu dilanjutkan dengan penutupan oleh Bapak Ir. Andy Sianipar, M.T, dan sebagai kenang-kenangan diadakan foto bersama yang tetap mengikuti protokol kesehatan (berjarak dan bermasker)
(Bidang AFI/NND)

Leave a comment

Full HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.